dinda

Tentang Zakat

Zakat merupakan salah satu rukun islam diantara empat rukun lainnya. Jadi, menunaikan atau membayar zakat hukumnya wajib seperti kewajiban mengerjakan shalat, puasa, dan haji.

Selain sebagai bentuk ibadah seorang individu kepada Allah, zakat juga memiliki fungsi sosial untuk membantu golongan yang berhak.

Manfaat Zakat

Ada hak orang lain di dalam harta kita, itulah zakat. Oleh karenanya harta belum bersih bila belum dikeluarkan zakatnya.

Maka dari itu, zakat berfungsi untuk mensucikan dan membersihkan harta, sehingga jiwa tenteram setelah menunaikannya.

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka, dan mendo`alah untuk mereka. Sesungguhnya do`a kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”. (QS. At-Taubah:103)

Zakat Maal

Zakat maal adalah zakat yang dikeluarkan dari harta apabila sudah mencapai batas tertentu dan dalam waktu tertentu. Harta yang dimaksud di sini adalah sesuatu yang dapat dimiliki atau dikuasai dan dapat dipergunakan atau dimanfaatkan.

Apakah Harta Anda Sudah Wajib Dikeluarkan Zakatnya?

Berikut adalah kriteria harta yang sudah wajib dikeluarkan zakatnya antara lain :

  1. Hak milik penuh
  2. Produktif
  3. Sampai nishab
  4. Berlalu satu tahun / haul (untuk harta simpanan)
  5. Bebas dari hutang

Perhitungan Zakat Maal

Perhitungan zakat maal yang akan dijelaskan di sini adalah zakat harta penghasilan dan zakat harta simpanan. Tersedia Kalkulator Zakat yang bisa langsung Anda gunakan untuk menghitung zakat penghasilan dan simpanan Anda. Anda juga bisa langsung membayar zakat dengan memilih menu Bayar Zakat Sekarang.

Zakat Harta Penghasilan

Zakat Penghasilan dikenakan kepada seorang karyawan atau profesional yang memiliki penghasilan rutin. Seperti contohnya pegawai, pengacara, arsitek, konsultan, dokter, dan profesi lainnya.

Zakat penghasilan dikeluarkan pada saat setiap kali menerima gaji/penghasilan, termasuk THR (Tunjangan Hari Raya) maupun bonus. Nishabnya (batas harta wajib zakat) adalah senilai 522 kg beras.

Zakat yang harus dikeluarkan adalah 2,5% dari total penghasilan sebelum digunakan untuk keperluan sehari-hari.

Kalkulator Zakat Penghasilan

Rp.
Rp.
Rp.
Rp.

* Yang di maksud hutang kebutuhan pokok adalah hutang untuk kebutuhan sandang, pangan, papan, pendidikan, kesehatan dan alat transportasi primer.


Nisab zakat penghasilan perbulan

Rp.
Rp.
Rp.

Zakat Harta Simpanan

Zakat Simpanan dikenakan kepada seseorang yang memiliki harta simpanan baik berupa uang, emas, maupun perak.

Zakat harta simpanan dikeluarkan setelah jatuh tempo satu tahun (haul). Nishabnya adalah senilai 85 gram emas atau 20 dinar.

Zakat yang harus dikeluarkan adalah 2,5% dari total harta yang disimpan.

Sebagai contoh Bapak Zaki memiliki tabungan senilai 100 juta dan sudah mengendap selama setahun. Artinya, dari contoh tersebut harta Bapak Zaki sudah memenuhi 2 kriteria wajib zakat, yaitu nishab dan haul.

Maka, zakat harta simpanan Bapak Zaki yang harus dibayarkan adalah Rp 100.000.000 x 2,5% = Rp 2.500.000.

Kalkulator Zakat Simpanan

Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.

* Harta lainnya termasuk (Surat Berharga, Properti yang bersifat investasi, dan Stok Barang Dagangan)


NISAB ZAKAT HARTA SIMPANAN

Untuk harta yang diwajibkan zakat adalah harta yang berjumlah di atas nisab. Nisab Zakat Harta (Maal) adalah setara dengan 85 gr emas 24 karat.

Rp.
Rp.
Rp.

Siapa Saja yang Berhak Menerima Zakat?

Sesuai firman Allah dalam surat At Taubah ayat 60, ada 8 golongan yang berhak menerima zakat (mustahik), diantaranya :

  1. Fakir
  2. Miskin
  3. Amil (Pengurus / Lembaga Zakat)
  4. Muallaf
  5. Budak
  6. Orang yang berhutang
  7. Orang yang berjuang di jalan Allah
  8. Orang yang sedang dalam perjalanan

“Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para muallaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berutang, untuk jalan Allah dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai sesuatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”

ddajteng, penerima, zakat

Kenapa Memilih Berzakat Melalui Dompet Dhuafa?

Amanah & Profesional

Independen

Pengalaman 23 Tahun

Program Masterpiece

Independen

Program Masterpiece

Galeri Program DD Jateng

Zakat yang Anda bayarkan melalui Dompet Dhuafa akan digulirkan menjadi program-program sosial, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi yang bermanfaat dan tepat sasaran.

KATA MUZZAKI

Tahukah Anda, Ancaman Bagi Orang yang Enggan Membayar Zakat?

Sifat bakhil (kikir) dapat memupuk keengganan seseorang untuk membayar zakat. Hal itu sangat dibenci oleh Allah.

“Dan jangan sekali-kali orang yang kikir dengan apa yang diberikan Allah kepada mereka dari karunia-Nya, mengira bahwa (kikir) itu baik bagi mereka, padahal (kikir) itu buruk bagi mereka.

Harta yang mereka kikirkan itu akan dikalungkan (di lehernya) pada Hari Kiamat. Milik Allah-lah warisan (apa yang ada) di langit dan di bumi. Allah Maha teliti terhadap apa yang kamu kerjakan.” (QS. Ali Imran:180).

Rasululullah menyatakan ancaman bagi orang-orang yang enggan membayar zakat dalam sabdanya,

“Barangsiapa yang tidak membayar zakat yang wajib atasnya, (kelak) di Hari Kiamat akan dimunculkan baginya ular jantan yang memiliki bisa yang sangat banyak. Ular tersebut akan menarik kedua tangan orang itu dan berkata kepadanya, ‘Saya ini adalah harta dan kekayaan yang telah kamu kumpulkan di dunia.” (HR. Al-Bukhari).

Niat Baik Jangan Pernah Ditunda. Begitu Pula dengan Kewajiban Zakat, Tunaikan Segera.

Ayo! Hitung, Bayar, Hati Tenteram